Masuk Daftar

Tiga Desa: Dua Modeling dalam Integrasi PHI

Diskusi Komunitas
Melalui pertemuan guna mendorong reflikasi inisiatif lokal dan penerapan modeling Posyandu Holistik Integratif (PHI) yang digelar pada Selasa, (13/9). Tiga desa, yakni Desa Kabba, Panaikang, dan Parenreng setuju untuk menerapkan modeling di salah satu Posyandu di desa masing-masing.

PHI, oleh dr Muh Ishaq, Kabid Binkesmas dijelaskan jika PHI pada dasarnya bagian dari pengembangan Posyandu itu sendiri. “Integratif itu merupakan upaya menghubungkan dan holistik adalah keseluruhan,” ucapnya. “Dalam PHI ada kegiatan Posyandu, Bina Balita, dan PAUD. Ketiga kegiatan ini kita terapkan dalam satu fasilitasi agar kegiatan Posyandu tidak monoton,” tambahnya.

Menyambung hal tersebut, Junardi Jufri, FC USAID MADANI menambahkan terkait riwayat konsep pemodelan PHI. “Akhir tahun 2021 lalu TP PKK dan DPMD bersama Perangkat Daerah yang lain, termasuk Lembaga Demokrasi Celebes telah menandatangani MoU mengenai penerapan PHI,” ungkapnya.

Pada dasarnya inisiasi pertemuan ini merupakan reflikasi modeling inisiatif lokal Desa Kabba dan Desa Panaikang yang menjadi lokus modeling dalam program USAID MADANI terkait isu tematik Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (KIBBL).

Untuk melakukan integrasi dengan pemodelan PHI, Firdaus AR, Program Manager Lembaga Demokrasi Celebes mengatakan dua desa lokus Progam USAID MADANI di Pangkep, yakni Desa Kabba dan Desa Panaikang yang sudah terbentuk Pokja Kolaboratif Desa Sehat (PKDS) tentu lebih memudahkan dalam mengembangkan PHI di dua desa tersebut.

Sedangkan lokus lain adalah Desa Parenreng di Kecamatan Segeri. Pemilihan Parenreng didasari atas asesmen awal yang telah dilakukan sebelumnya atas dukungan DPMD. Respons Pemerintah Desa (Pemdes) Parenreng menunjukkan minat dengan dukungan dari Pemdes.

"Kegiatan Posyandu di Desa Parenreng juga berjalan setiap bulan, akan tetapi kami menghadapi tantangan bagaimana menghadirkan ibu dan anak untuk selalu datang. Kami ingin mengadopsi cara yang telah dilakukan di dua desa modeling agar dapat juga kami diterapkan di Desa Parenreng," pungkas Hj Syamsuriani, Kades Parenreng.

Capaian dari inisiasi pertemuan ini sendiri yang turut didukung dana CSR PT Semen Tonasa, selain penerapan modeling PHI di tiga desa, juga didorong reflikasi PKDS di Desa Parenreng. Praktik baik yang telah ditunjukkan PKDS dua desa inisiatif lokal menujukkan peningkatan mobilitas kolaborasi multi segmen dalam percepatan dan pencegahan stunting dan KIBBL.

"Desa Kabba dan Desa Panaikang sudah terbentuk Pokja Kolaboratif Desa Sehat (PKDS) sehingga menjadi modal dalam melakukan pemodelan PHI. Sedangkan Desa Parenreng didorong juga untuk mereflikasi PKDS dan penerapan modeling PHI," ujar Firdaus AR.

Tancap Gas

Setelah Pemdes tiga desa mempresentasikan capaian dan rancangan program yang akan dilakukan kegiatan PHI nantinya, inputan jadwal konsolidasi masing-masing Pemdes juga diutarakan yang, semuanya ingin segera mengimplementasikan.

Jadwal itu dimulai dari pekan kedua September hingga pekan terakhir Oktober 2022 dengan durasi pertemuan sebanyak tiga kali. Pemodelan PHI ini akan ditunjuk satu Posyandu di tiap desa.

Desa Kabba dan Panaikan memiliki empat Posyandu sedangkan Desa Parenreng terdapat tujuh Posyandu. Konsolidasi untuk memulai rembuk PHI berdasarkan jadwal yang telah dijadwalkan, Pemdes akan mengundang Perangkat Daerah terkait seperti DP2KBP3A, Dinas Pendidikan, DPMS, Puskesmas, dan Dinas Kesehatan, serta pengurus Posyandu di desa yang akan dijadikan modeling.

Tagar Populer

Berita Warga Terkait

Berita Warga Terpopuler

Berita Warga Terbaru

Jelajahi Informasi Lebih Dalam

Berita Warga

Kabar berita terkini dari warga

Loker

Informasi lapangan pekerjaan

Acara

Undangan acara untuk warga

Laporan Warga

Masalah yang terjadi di lingkungan

Komunitas

Ruang komunitas AtmaGo

Lihat kabar pilihan, khusus dirangkum untukmu!

Masuk Daftar