Masuk Daftar

Reka Cipta USAID MADANI terhadap Lembaga Demokrasi Celebes di Pangkep

Berita Warga
Anak yang baru lahir, ibarat kertas putih. seperti inilah ungkapan untuk Lembaga Demokrasi Celebes (Lekrac), NGO lokal Pangkep yang tak memiliki segala hal, dimulai dari SDM, jaringan, komitmen, bahkan Warung Kopi (Warkop) dijadikan sekret sebagai tempat diskusi selama ini. Tahun 2020-2021 awal perjuangan dalam membangun komitmen satu sama lainnya, berbuat namun belum dianggap. Merangkak memberi bukti bukan janji, untuk menjadi lebih baik, berkat dukungan penuh YASMIB Sulawesi sebagai Lead Partner USAID MADANI dalam pendampingan penguatan NGO lokal, Lekrac berhasil menjadi LP USAID MADANI di akhir Tahun 2021 dan YASMIB Sulawesi sebagai Distric Support Program (DSP).

Keberadaan USAID MADANI di Pangkep dengan pendekatan yang berbeda, yang dimulai dengan penguatan peran OMS seperti Lekrac dan Simpul Belajar MABACA ikut berperan melalui Pokja Kolaboratif Desa Sehat (PKDS) di 2 Desa lokus yakni Desa Kabba dan Desa Panaikang yang telah mampu berkontribusi dalam proses mendorong masyarakat khususnya Ibu Hamil untuk memperoleh layanan lengkap sehingga bisa berkontrtibusi pada penurunan angka kematian Ibu dan Bayi Baru Lahir (KIBBL) dan stunting yang memang masih menjadi tantangan dan prioritas pembangunan di Kab. Pangkep.

Tak hanya itu saja, selain Desa Lokus, Lekrac juga telah memperluas Replikasi PKDS di 3 Desa, yakni Desa Parenreng, Desa Coppo Tompong dan Desa Gentung di kecamatan yang berbeda.

2 Tahun sudah kinerja Lekrac, September kemarin menjadi akhir sebagai LP di Pangkep. Namun menjadi awal dalam pergerakannya sebagai NGO lokal yang sudah mulai terlirik.

Pagi hingga sore hari, Jumat (29/9/2023), menjelang purna tugas Field Coordinator (FC) MADANI Pangkep bersama Tim Lekrac bertemu dengan Bupati Pangkep, Wakil Bupati, Sekda, Dinas Kesehatan dan Bappelitbangda ditempat yang berbeda.

Dalam pertemuan ini FC dan Tim Lekrac memberikan penjelasan tentang ihwal dan reka cipta USAID MADANI selama 2 Tahun ini.

Bupati Pangkep sangat berharap ada kelanjutan dari program ini, khususnya terkait Layanan Kesehatan Ibu Bayi Baru Lahir (KIBBL) yang ada di Kab. Pangkep seperti isu yang telah dijalankan oleh teman-teman Lekrac selama kurang lebih 2 Tahun.

Di tempat yang berbeda, Sekda juga menyampaikan “berharap adanya keberlanjutan pendampingan pasca pogram MADANI”

Pertemuan ini sangat direspon baik oleh Kepala Dinas Kesehatan yang mengatakan :
“Dinas Kesehatan berkomitmen untuk memfasilitasi review perkembangan inisiatif lokal Pokja Kolaboratif Desa Sehat (PKDS) melalui mini lokakarya lintas sektor Puskesmas”. untuk itu Lekrac akan menjadi fasilitator pada pertemuan monev tersebut, untuk menilai kinerja PKDS sebagai bahagian dari pelembagaan peran PKDS pada sistem kerja pemerintah.

Pujian, terima kasih dan harapan keberlanjutan adalah kalimat jamak yang diterima oleh FC dan Tim Lekrac.

Terima Kasih pula kami ucapkan, atas segala kesejalanan selama ini.
“Salamaki ta pada salama”. *ls

Tagar Populer

Berita Warga Terkait

Berita Warga Terpopuler

Berita Warga Terbaru

Jelajahi Informasi Lebih Dalam

Berita Warga

Kabar berita terkini dari warga

Loker

Informasi lapangan pekerjaan

Acara

Undangan acara untuk warga

Laporan Warga

Masalah yang terjadi di lingkungan

Komunitas

Ruang komunitas AtmaGo

Lihat kabar pilihan, khusus dirangkum untukmu!

Masuk Daftar