Rangkaian Tasyakuran ke-47 Pondok Pesantren Bihaaru Bahri "Asali Fadlaailir Rahmah Turen, Malang
Berita Warga

Atmago.com,Malang---Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri "Asali Fadlaailir Rahmah di Desa Sananrejo, Turen, Kabupaten Malang, kembali merayakan Tasyakuran Bersama yang ke-47, bagi seluruh santri, dan keluarga besar pesantren dalam rangkaian kegiatan penuh keberkahan. Peringatan ini melibatkan berbagai acara yang berlangsung dari tanggal 1 hingga 10 November, menghidupkan suasana pesantren dengan khusyuk, gembira, dan mengharukan serta penuh keberkahan.
Berdasarkan informasi yang ada, serangkaian acara tasyakuran bersama ke-47 akan digelar dengan beberapa agenda acara. Diawali dengan ziarah pondok pada 1 November, santri dan pengurus pondok bersama-sama menapaktilasi setiap sudut pesantren. Pada 3 November, acara semakin meriah dengan pengibaran bendera raksasa Merah Putih berukuran 30x20 meter sebagai lambang semangat kebangsaan. Momen ini tak hanya menggugah rasa cinta tanah air, tetapi juga membangkitkan semangat persatuan dan kesadaran sosial.
Momen tak terlupakan pada 9 November, saat tujuh pasangan melangsungkan pernikahan bersama yang ditandai dengan aqdun nikah, resepsi pernikahan dan kirab pengantin meriah, diiringi 11 regu marching band yang menyemarakkan suasana. Kirab dan pentas religi menjadi saksi kegembiraan yang tumpah ruah di wajah setiap tamu, seolah mengukuhkan bahwa kebahagiaan sejati adalah kebahagiaan yang dibagikan bersama.
Puncak acara Tasyakuran ini diselenggarakan pada 10 November dengan agenda khitanan massal untuk 47 anak. Prosesi khitanan yang khusyuk ini diiringi dengan sholawat, guna meneguhkan kecintaan kepada baginda Rasulullah SAW. Sore harinya dilanjutkan ziarah ke Pesarean Betek, dan malam harinya dilaksanakan tahlil, pembacaan diba’ dan Hadrah Ishari yang menggema, membawa keteduhan dan memperkuat ikatan spiritual.
Tasyakuran Bersama ke-47 ini, tidak hanya ritual tahunan, namun mempererat tali persaudaraan, menanamkan nilai luhur, meraih keberkahan dan menguatkan nderek murobbi ruhinal karim romo kyai Haji Ahmad Bahru Mafdloluddin sholih al mahbub rahmat alam beserta keluarga ndalem. (KangRozaq)
#pesantrenbiba"afadlrah
#ponpessalafiyahturen
Berdasarkan informasi yang ada, serangkaian acara tasyakuran bersama ke-47 akan digelar dengan beberapa agenda acara. Diawali dengan ziarah pondok pada 1 November, santri dan pengurus pondok bersama-sama menapaktilasi setiap sudut pesantren. Pada 3 November, acara semakin meriah dengan pengibaran bendera raksasa Merah Putih berukuran 30x20 meter sebagai lambang semangat kebangsaan. Momen ini tak hanya menggugah rasa cinta tanah air, tetapi juga membangkitkan semangat persatuan dan kesadaran sosial.
Momen tak terlupakan pada 9 November, saat tujuh pasangan melangsungkan pernikahan bersama yang ditandai dengan aqdun nikah, resepsi pernikahan dan kirab pengantin meriah, diiringi 11 regu marching band yang menyemarakkan suasana. Kirab dan pentas religi menjadi saksi kegembiraan yang tumpah ruah di wajah setiap tamu, seolah mengukuhkan bahwa kebahagiaan sejati adalah kebahagiaan yang dibagikan bersama.
Puncak acara Tasyakuran ini diselenggarakan pada 10 November dengan agenda khitanan massal untuk 47 anak. Prosesi khitanan yang khusyuk ini diiringi dengan sholawat, guna meneguhkan kecintaan kepada baginda Rasulullah SAW. Sore harinya dilanjutkan ziarah ke Pesarean Betek, dan malam harinya dilaksanakan tahlil, pembacaan diba’ dan Hadrah Ishari yang menggema, membawa keteduhan dan memperkuat ikatan spiritual.
Tasyakuran Bersama ke-47 ini, tidak hanya ritual tahunan, namun mempererat tali persaudaraan, menanamkan nilai luhur, meraih keberkahan dan menguatkan nderek murobbi ruhinal karim romo kyai Haji Ahmad Bahru Mafdloluddin sholih al mahbub rahmat alam beserta keluarga ndalem. (KangRozaq)
#pesantrenbiba"afadlrah
#ponpessalafiyahturen