Masuk Daftar

FMMJ: Succes Story Kerja Basis dan Advokasi di Kabupaten Jombang

Berita Warga
“Awalnya tidak banyak nasabahnya cuma berapa? tapi semakin hari tambah lagi-tambah lagi” cerita Fifi Ekawati dari Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) (12/8/2023) bagaimana ia menginisiasi berdirinya bank sampah di Desa Pesantren Kecamatan Tembelang salah satu wilayah yang dialiri Kali Gude. Kali Gude menjadi salah satu wajah kota Jombang sepanjang alirannya melewati beberapa desa.
Dengan istilah “memvirusi” begitu Fifi menyebut keresahan untuk bisa membagi pengetahuan pengelolaan sampah setelah tergabung di Forum Masyarakat Madani Jombang (FMMJ) kepada perempuan di desanya yakni Desa Pesantren yang terdiri dari perempuan ibu rumah tangga yang bernaung di Balai Perempuan. Dengan menggandeng anggota FMMJ lain yakni TPS3R Rejoagung Ploso, SHI, dan Bank Sampah Induk Jombang (BSIJ) terbentuklah Bank Sampah Ngrawan Berkah Desa Pesantren tahun kedua setelah FMMJ terbentuk.
Salah satu laboratorium sosial SHI desa Sambongdukuh telah berdiri 5 bank sampah unit antara lain: Bank Sampah Mandiri Permai RT 4, Bank Sampah Mandiri Permai RT 7, Bank Sampah Adem Ayem Tambakrejo, Bank Sampah Berseri 1, dan Bank Sampah Berseri 2. Bank Sampah Berseri 2 dibentuk pada tahun kedua FMMJ.
Santri Jogo Kali (SJK) yang mendapat mandat dari DLH Kabupaten Jombang telah diterjunkan sebagai satgas yang membersihkan Sungai. Kali Gude menjadi prioritas utama. Fathur Rohman mengaku penurunan timbulan sampah di Kali Gude dalam 3 tahun terakhir (12/8/2023). Bak gayung bersambut, capaian baik ini menurut pria yang juga berprofesi sebagai guru menerangkan jika sepanjang pinggiran Desa Pesantren tak ada lagi yang membuang sampah di Sungai. Meski tak memiliki TPS, warga Desa Pesantren kini tidak membuang sampah di Kaligude. Sampah anorganik akan masuk ke Bank Sampah, sedangkan residu dibuang di tempat sampah yang telah disediakan pinggir Kali Gude. Selanjutnya, akan diambil petugas kebersihan dari DLH untuk dibawa ke TPA.
Tempat sampah di deretan Kaligude adalah fasilitas dari pemerintah. Fathur menyebutkan, periode awal terbentuk SJK pada tahun 2015 timbulan sampah mencapai 2 truk penuh setiap harinya dari Kaligude wilayah jantung kota sampai area masuk pintu tol Jombang. Dalam 3 tahun terakhir mengalami penurunan signifikan antara seperempat sampai setengah truk perharinya di area yang sama. Praktek baik yang berhasil dilakukan FMMJ selama program USAID Madani bukanlah hal instan. Partisipasi Masyarakat yang didukung pemerintah adalah kunci dalam pembangunan sumber daya manusia.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang mencatat pada 2022 total timbulan sampah Jombang mencapai 530 ton/hari, hanya 27,87% yang yang mampu tertangani untuk dibawa ke TPA, sedangkan 58,7% dibuang sembarangan di sawah, sungai, dibakar, dikubur, dan pengurangan hanya 13,6%
Data BSIJ 2022 menunjukkan sampah terpilah dari jenisnya sudah dikelola di 6 bank sampah kawasan Kaligude menunjukkan jenis plastik keras sebesar 3.594,4 kg, plastic fleksibel 1.111,7 kg, karton 6.957,2 kg, logam 1.189,6 kg, kaca 969,25 kg, dan lainnya 553,5 kg. Total sampah terkelola dari 6 bank sampah wilayah kali Gude mencapai 14.375,65 kg. Kerja-kerja di tapak dan advokasi FMMJ berhasil mendorong lahirnya Perbup No 56 tahun 2022 tentang Pembatasan Penggunaan Plastik Sekali Pakai adalah wujud kolaborasi OMS dan pemerintah mendorong good governance dalam pembangunan daerah. Ayu Nuzul

Tagar Populer

Berita Warga Terkait

Berita Warga Terpopuler

Berita Warga Terbaru

Jelajahi Informasi Lebih Dalam

Berita Warga

Kabar berita terkini dari warga

Loker

Informasi lapangan pekerjaan

Acara

Undangan acara untuk warga

Laporan Warga

Masalah yang terjadi di lingkungan

Komunitas

Ruang komunitas AtmaGo

Lihat kabar pilihan, khusus dirangkum untukmu!

Masuk Daftar