Festival OMS Solo, Sekda : Madani jangan pamit!
Berita Warga

Festival OMS Madani di Solo (22/8/2023) dengan host Kompip menjadi ajang memajukan wacana kolaborasi pentahelix : CSO, Pemerintahan, Pers, Perguruan Tinggi dan Swasta/ Philantropost. CSO yang terlibat jadi peserta sekaligus panitia kegiatan bersama itu antara lain LPTP, Interaksi, YSKK, Seroja, Sari, Kakak, Spekham, PPRBM dan Inres. Acara dihadiri tidak kurang dari 100 orang dengan melibatkan Pekka - Perempuan Kepala Rumah Tangga dan UMKM dampingan CSO lainnya. Dari Pers hadir Bp Ichwan Arifin dan Ibu Noer Atmaja. Sementara dari Perguruan Tinggi, hadir Bapak Agung Hidayat dari Sekolah Pasca Sarjana UNS. Ada beberapa pesan kunci dari Pemerintah Kota Surakarta yang tercatat selama Festival.
Tema Karya dan Kerja untuk Kota Solo yang Inklusif, Berbudaya dan Berperadaban Maju, mencuri perhatian Sekda Surakarta Bp. Ahyani dan semua hadirin. Dalam sambutannya, Bapak Ahyani menyampaikan, "Tema ini menandai bahwa program Madani telah selaras dengan visi, misi Kota Surakarta. Karena itu kalau bisa jangan pamit. Tapi kalau harus pamit, kita harus mencari cara agar program yang sudah dijalankan bisa dilanjutkan."
Dalam kesempatan sebagai salah satu pembicara dalam talkshow yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan festival, Kepala Badan Kesbangpol Bapak Indradi menyampaikan kalau Bakesbangpol sangat mendukung kerja-kerja OMS. Kami mempercayakan kepada Kompip untuk melatih IKO kepada 20 dari 170 Ormas yang tercatat di Kesbangpol Solo. Harapannya, pengelolaan Ormas oleh pengurus akan semakin membaik.
Berturutan juga menyampaikan pandangannya, Kepala Bapenda Bapak Tulus Widayat yang menyampaikan bahwa: “Kedepan kolaborasi utamanya dengan CSO adalah keniscayaaan. Kawan-kawan CSO ini bisa menjalankan tugas-tugas yang sulit yang kelompok lain tidak bisa laksanakan.” Jelasnya.
Pernyataan Pak Tulus disambut oleh Kepala Bappeda Ibu Sri Wardhani dengan menyampaikan : "Resource kita tidak banyak. Tetapi Bappeda telah dan akan selalu siap bekerjasama. Kami telah terbiasa sharing resource dalam berbagai program. " (Tina Dewi - Kompip)
Tema Karya dan Kerja untuk Kota Solo yang Inklusif, Berbudaya dan Berperadaban Maju, mencuri perhatian Sekda Surakarta Bp. Ahyani dan semua hadirin. Dalam sambutannya, Bapak Ahyani menyampaikan, "Tema ini menandai bahwa program Madani telah selaras dengan visi, misi Kota Surakarta. Karena itu kalau bisa jangan pamit. Tapi kalau harus pamit, kita harus mencari cara agar program yang sudah dijalankan bisa dilanjutkan."
Dalam kesempatan sebagai salah satu pembicara dalam talkshow yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan festival, Kepala Badan Kesbangpol Bapak Indradi menyampaikan kalau Bakesbangpol sangat mendukung kerja-kerja OMS. Kami mempercayakan kepada Kompip untuk melatih IKO kepada 20 dari 170 Ormas yang tercatat di Kesbangpol Solo. Harapannya, pengelolaan Ormas oleh pengurus akan semakin membaik.
Berturutan juga menyampaikan pandangannya, Kepala Bapenda Bapak Tulus Widayat yang menyampaikan bahwa: “Kedepan kolaborasi utamanya dengan CSO adalah keniscayaaan. Kawan-kawan CSO ini bisa menjalankan tugas-tugas yang sulit yang kelompok lain tidak bisa laksanakan.” Jelasnya.
Pernyataan Pak Tulus disambut oleh Kepala Bappeda Ibu Sri Wardhani dengan menyampaikan : "Resource kita tidak banyak. Tetapi Bappeda telah dan akan selalu siap bekerjasama. Kami telah terbiasa sharing resource dalam berbagai program. " (Tina Dewi - Kompip)