Tanpa PSBB Ketat, ICU Corona di Jakarta Diprediksi Penuh 15 September

10 September 2020, 05:22 WIB
2 0 32
Gambar untuk Tanpa PSBB Ketat, ICU Corona di Jakarta Diprediksi Penuh 15 September
DKI Jakarta akhirnya menarik rem darurat dengan kembali ke PSBB ketat. Sebab, tanpa PSBB ketat, DKI tak lagi punya daya tanpung untuk pasien corona ke depan jika melihat penambahan kasus harian yang tinggi.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakatan, tanpa adanya PSBB ketat, ruang ICU khusus corona di Jakarta bakal penuh pada 15 September mendatang. Bahkan dengan peningkatan kapasitas, ICU tetap diprediksi penuh pada 25 September.
"Yang berat butuh ICU, situasinya tak lebih baik. Di sini kapasitas ICU 528 tempat tidur, bila kenaikan terus sampai September, Agustus meningkat drastis, maka 15 september akan penuh. Kita coba tingkatkan 20 persen jadi 636, itu akan mulai penuh di sekitar 25 September," kata Anies saat konferensi pers di Balai Kota, Rabu (9/9).

Kondisi itu bisa terjadi karena saat ini pertumbuhan kasus di Jakarta cukup tinggi, yakni dalam sehari ada 800-1.000 kasus. Tanpa ada pengetatan maka angka ini akan terus naik. Selain itu, kasus aktif juga terus bertambah.
Akibatnya, rumah sakit tak lagi mampu menampung pasien. Bukan hanya ruangan yang kekurangan, tapi juga tenaga medis di dalamnya.

"Jangka pendek tingkatkan kapasitas, tapi jika tak ada pembatasan ketat maka ini hanya ulur waktu kurang dari 1 bulan RS akan kembali penuh. Ini tempat tidur isolasi kasus sedang," jelasnya.

"Jadi meskipun kita dorong peningkatan kapasitas RS kita, tapi jumlah kasus aktif di Jakarta pertambahannya lebih cepat daripada pertambahan kapasitas tampung untuk pelayanan RS," tambahnya.
Anies bahkan menyebut saat ini Jakarta dalam kondisi darurat. Lebih darurat daripada awal corona masuk ke Jakarta.

'Jadi, dari 3 data ini, angka kematian, keterpakaaian tempat tdiur RS dan ICU khusus covid tunjukkan bahwa situasi wabah di Jakarta ada dalam kondisi darurat," ujarnya.

Adapun okupasi tempat tidur ICU untuk kasus corona sudah mencapai 83 persen. Data sebelumnya menunjukkan okupasi. Okupasi itu dihitung dari jumlah rumah sakit rujukan di Jakarta sebanyak 67 rumah sakit dengan 483 tempat tidur untuk ICU penanganan corona.

sumber: https://m.kumparan.com/kumparannews/tanpa-psbb-ketat-icu-corona-di-jakarta-diprediksi-penuh-15-september-1uASbIFcBRI?utm_source=LINE&utm_medium=Aggregator

  Komentar untuk Tanpa PSBB Ketat, ICU Corona di Jakarta Diprediksi Penuh 15 September

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Pendaftaran Grup WhatsApp UFA OFFICIAL Gelombang Pertama

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cipayung, Depok Kota  |  26 Oct 2020
  2. PROMO WISATA BAHARI LAMONGAN BULAN NOVEMBER 2020

    Ulin Nuha  di  Paciran, Lamongan  |  27 Oct 2020
  3. BLK Kendari Siap Berkolaborasi Perempuan Pesisir Kendari

    Citra  di  Tamalanrea, Makassar  |  29 Oct 2020
  4. Yayasan SAPA Memberikan Pelatihan Penanganan Kasus Trafficking kepada Bale Istri

    Sri Wahyuni  di  Paseh, Bandung Kabupaten  |  23 Oct 2020

Komentar Terbanyak

  1. 16
    Komentar

    Pendaftaran Grup WhatsApp UFA OFFICIAL Gelombang Pertama

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cipayung, Depok Kota  |  26 Oct 2020
  2. 2
    Komentar

    HOAX Bantuan COVID-19 Bagi Pemilik SIM C

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Glagah, Lamongan  |  28 Oct 2020
  3. 1
    Komentar

    Segudang Manfaat Cincau Hitam

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cariu, Bogor Kabupaten  |  26 Oct 2020
  4. 1
    Komentar

    Kecipir Si Hijau Kaya Manfaat

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Cigombong, Bogor Kabupaten  |  29 Oct 2020