Jalur ‘’Bypass’’ Bandara II Tersumbat Tumpukan Sampah

2 December 2019, 21:23 WIB
2 0 54
Gambar untuk Jalur ‘’Bypass’’ Bandara II Tersumbat Tumpukan Sampah
Giri Menang (Suara NTB) – Jalur bypass Lombok International Lombok (LIA) II yang terletak di Desa Bajur dan Desa Terong Tawah Kecamatan Labuapi banjir saat hujan lebat melanda, Sabtu, 30 November 2019 akhir pekan. Genangan banjir diperparah buruknya sistem drainase di lokasi tersebut, ditambah lagi sampah yang menyumbat saluran, sehingga air mudah meluap ke akses jalan vital menuju bandara tersebut.

Akibat genangan air ini, sempat mengganggu arus lalu lintas bahkan jalur bagian bawah persisnya di terowongan macet total akibat ketinggian air menghambat kendaraan lalu lalang.

Informasi yang diperoleh koran ini, luapan air di akses jalan negara itu terjadi saat hujan lebat melanda sekitar pukul 14.00-15.00 wita.  Air berasal dari saluran drainase jalan yang kurang bagus ditambah lagi tersumbat tumpukan sampah. Titik terowongan yang berada di perbatasan Desa Bajur dengan Terong Tawah ini kerap kali tergenang ketika hujan, sehingga mengganggu arus lalu lintas khususnya jalur sepeda motor.

Kondisi ini, menurut Adi – salah satu warga sangat mengganggu, apalagi ketika malam hari terowongan ini kadang gelap, sehingga pengendara tidak tahu ada genangan. “Ini berbahaya bagi pengunjung,”jelas dia.
Kepala Desa Bajur Ahmad Husni mengatakan dari awal pembangunan akses jalan ia sudah mengingatkan agar saluran drainase ini tidak dibangun seperti itu. Bahkan ia sempat membuatkan gambar agar dipertimbangkan oleh rekanan. Sebab ia sudah berkoordinasi dengan pengamat pengairan tentang model drainase tersebut. namun apa yang diusulkannya tidak didengarkan. ”Menurut pengamat air, pemekel pekaseh kalau saluran ini seperti ini ketika hujan besar, maka air akan naik ke jalan dan sedimentasi akan tinggi. “Ternyata kan benar (banjir), sampai saat ini banjir terus,” tegas dia.

Untuk menangani masalah banjir yang setiap saat terjadi ini, pihaknya segera menyampaikan hal ini ke Balai Jalan selaku pihak yang berwenang dalam hal penanganan jalan nasional. Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bhabimkamtibmaspol untuk melakukan kegiatan gotong-royong.

Sementara itu, Kabid Bina Marga, Hambali mengatakan masalah genangan air di underpass bypass LIA II adalah masalah lama kerap kali terjadi.  Pihaknya pun akan mengkoordinasikan kembali dengan balai jalan untuk penanganannya. Menurutnya, penyebab air itu meluap ke jalan akibat talud yang kurang tinggi, semestinya kata dia talud drainase lebih ditinggikan lagi agar air tidak meluap ke jalan. (her)


sumber : suarantb.com

  Komentar untuk Jalur ‘’Bypass’’ Bandara II Tersumbat Tumpukan Sampah

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!