Bisku Neo Inovasi Pangan Bergizi Saat Darurat Bencana

Gambar untuk Bisku Neo Inovasi Pangan Bergizi Saat Darurat Bencana
Hai SohIB!

Setiap terjadi bencana alam, apalagi dengan skala dan dampak yang luas, seringkali problematika kekurangan makanan dan minuman sebagai kebutuhan dasar manusia selalu muncul.

Akibat bencana yang tiba-tiba, menyebabkan korban tidak mudah untuk mengakses kebutuhan dasar, terlebih seperti dalam kondisi normal keseharian, yakni makanan yang lengkap kandungan gizinya.

Biasanya dalam situasi darurat, yang tersedia saat pertama itulah yang bisa mengganjal rasa lapar para korban bencana sebelum hadirnya bantuan hingga dapur umum, yang nantinya akan menyediakan makanan dalam kondisi normal keseharian.

Gambaran umum dan nyata selama ini, makanan darurat yang mudah diakses korban bencana adalah mie instan. Namun, kini sudah muncul sejumlah inovasi untuk lahirnya pangan darurat bencana yang memiliki kecukupan gizi, tahan lama (tidak basi) dan lebih praktis, karena tidak harus dimasak terlebih dulu alias telah siap saji.

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengembangkan Bisku NEO, biskuit yang kaya nutrisi, bisa langsung dimakan tanpa proses pengolahan, mudah didistribusikan serta cukup mengenyangkan.
Nama NEO diambil dari singkatan "Nutrisi lengkap, Energi tinggi dan Orisinal".

Bisku NEO mengandung ยฑ 500Kkal/100g atau ยฑ 25% dari kebutuhan konsumsi harian bagi para pengungsi. Dengan memakan empat bungkus biskuit ini, korban tak cuma akan kenyang tetapi juga tercukupi kebutuhan nutrisinya sepanjang hari.

Uji laboratorium juga menunjukkan bahwa Bisku NEO mengandung protein yang penting guna meningkatkan kekebalan tubuh. Dengan demikian, biskuit ini juga dapat menjaga korban bencana tetap sehat di lingkungan yang kurang kondusif.

Perlu diketahui Bisku NEO dibuat dari tepung ubi kayu, ubi jalar, jagung, tempe dan gula. Penggunaan bahan lokal meningkatkan nilai guna masing-masing komoditas serta mendorong diversifikasi pangan. Keuntungan lain, penggunaan bahan lokal membuat produksi biskuit ini lebih mudah dan murah.

Tekstur Bisku NEO dan cara pengemasannya dirancang untuk bertahan terhadap tekanan besar sehingga bisa didistribusikan melalui jalur udara. Biskuit ini mampu bertahan dalam jangka waktu yang relatif lama, tidak cepat rusak atau kadaluarsa.


Sumber :

@IndonesiaBaikId

  Komentar untuk Bisku Neo Inovasi Pangan Bergizi Saat Darurat Bencana

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru

Berita Warga
6 jam

HILANGNYA HIKMAH DAN ADAB

๐™ˆ๐™Š๐™ƒ๐˜ผ๐™ˆ๐™ˆ๐˜ผ๐˜ฟ ๐™…๐˜ผ๐™€๐™‰๐™๐˜ฟ๐™„๐™‰  di  Cinere, Depok Kota

Terpopuler

  1. Alhamdulillah Telah Hadir Radio Rodja 100.1 FM

    ๐™ˆ๐™Š๐™ƒ๐˜ผ๐™ˆ๐™ˆ๐˜ผ๐˜ฟ ๐™…๐˜ผ๐™€๐™‰๐™๐˜ฟ๐™„๐™‰  di  Cileungsi, Bogor Kota  |  20 Feb 2020
  2. Menyatukan Langkah, FKDM se-Kota Yogyakarta Melakukan Rakordasi Perdana 2020

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  21 Feb 2020
  3. Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  4. THE COLOURFULL RAJUMAS

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020

Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar

    THE COLOURFULL RAJUMAS

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020
  2. 4
    Komentar

    Merdeka Mengajar Bukan Berarti Semau Gue.

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020
  3. 4
    Komentar

    Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  4. 4
    Komentar

    20 - 02 - 2020

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020