Atraksi Teaterikal Peserta Karnaval Putri Mandalika 2020

14 February 2020, 07:09 WIB
2 1 416
Gambar untuk Atraksi Teaterikal Peserta Karnaval Putri Mandalika 2020
Praya, 13 Februari 2020.
Perhelatan Karnaval Putri Mandalika Solah, Soleh, Soloh diselenggarakan dalam rangka menyambut Festival Pesona Bau Nyale 2020 menuju motor GP 2021 berlangsung sukses dan meriah. Karnaval juga bertujuan untuk melestarikan salah satu budaya sasak Bau Nyale.

Peserta Karnaval dilepas di depan kantor Bupati lama sehari sebelum acara puncak Bau Nyale tanggal 14 Februari 2020. Acara dibuka dengan tabuhan Gendang Beleq sebagai tanda bahwa Karnaval Mandalika dengan tema " Pesona Bau Nyale 2020 menuju motor GP 2021" dibuka secara resmi oleh Bapak Wakil Bupati Lombok Tengah.

Tema ini relevan dengan Pariwisata Lombok Tengah lebih-lebih Lombok Tengah merupakan tuan rumah pelaksanaan sirkuit motor GP tingkat dunia pada tahun 2021. Pada perhelatan event ini akan berlaga pembalap motor GP seperti Valentino Rosy, Mark Marques, Lorenzo dan pembalap terkenal lainnya. Terkait hal tersebut pemerintah kabupaten Lombok Tengah sedang gencar-gencarnya menyelenggarakan berbagai event untuk promosi perhelatan sirkuit motor GP salah satunya adalah even Karnaval Putri Mandalika tahun ini.

Para peserta berasal dari perwakilan 12 Kecamatan yang ada di Kabupaten Lombok Tengah. Anggota karnaval dari setiap kecamatan terdiri dari siswa-siswi SMP negeri, swasta dan satap yang ada di kecamatan masing-masing. Setiap peserta karnaval menampilkan atraksi teaterikal kisah dari cerita rakyat Putri Mandalika yang menurut kepercayaan masyarakat Sasak bahwa Putri Mandalika merupakan asal usul dari binatang laut Nyale yang muncul di pantai selatan setiap tahunnya.

Adapun singkat cerita dari Putri Madalika menurut buku cerita rakyat yang penulis pernah baca adalah: "Konon Putri Mandalika sangat cantik dan bijaksana. Karena saking cantiknya sehingga tidak heran semua pangeran kerajaan yang ada di Lombok ingin mempersunting Sang Putri. Para pangeran memperebutkan Sang Putri dengan bertarung satu sama lain. Tetapi, ketika pertarungan berlangsung, Putri mandalika tiba-tiba muncul. Beliau tidak menginginkan pertumpahan darah terjadi diantara pangeran.

Akhirnya putri mandalika dengan bijaksana memutuskan untuk tidak memilih salah satu diantara pangeran yang berseteru, Sehingga Sang Putri memutuskan untuk menceburkan diri ke laut. Para pangeran berusaha menahannya, namun semua upaya sudah terlambat. Putri mandalika sudah hilang ditelan ombak. Seiiring dengan hilangnya Sang Putri maka muncullah sejenis binatang laut berupa cacing yang berwarna warni seperti warna pelangi. Menurut kepercayaan masyarakat Sasak bawha kemunculan binatang laut yang beri nama "Nyale" murupakan penjelmaan dari Putri Mandalika.

Demikian plot cerita yang diangkat oleh setiap kecamatan untuk menunjukkan atraksinya. Semoga perhelatan "Karnaval Putri Mandalika" diharapan dapat menarik perhatian wisatawan mancanegara ataupun wisatawan domistik sehingga kunjungan wisatawan ke Kabupaten Lombok Tengan tiap tahun terus meningkat. Dengan demikian masyarakan Lombok Tengah akan semakin maju dan sejahtera. Semoga...(Zul)

  1 Komentar untuk Atraksi Teaterikal Peserta Karnaval Putri Mandalika 2020

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar

Related Posts

Terbaru

Berita Warga
6 jam

HILANGNYA HIKMAH DAN ADAB

𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cinere, Depok Kota

Terpopuler

  1. Alhamdulillah Telah Hadir Radio Rodja 100.1 FM

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cileungsi, Bogor Kota  |  20 Feb 2020
  2. Menyatukan Langkah, FKDM se-Kota Yogyakarta Melakukan Rakordasi Perdana 2020

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  21 Feb 2020
  3. Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  4. THE COLOURFULL RAJUMAS

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020

Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar

    THE COLOURFULL RAJUMAS

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020
  2. 4
    Komentar

    Merdeka Mengajar Bukan Berarti Semau Gue.

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020
  3. 4
    Komentar

    Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  4. 4
    Komentar

    20 - 02 - 2020

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020