Penggiat P4GN Wirogunan Ajak Warga Mergangsan Kidul Sensitif dan Responsif Dampak Narkoba
Citizen News

Atmago.com,Yogyakarta---Penggiat P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba) Wirogunan mengajak warga RT 74 RW 24 untuk lebih peka (sensitif) dan cepat tanggap (responsif) terhadap segala indikasi penyalahgunaan narkoba di sekitar mereka.
Sensitif berarti mampu mengenali tanda-tanda awal atau situasi yang mencurigakan terkait narkoba, sedangkan responsif berarti bertindak cepat dan tepat dalam menanggapi masalah tersebut, dan berkoordinasi dengan Pengurus RT/RW serta penggiat P4GN Wirogunan.
Kegiatan sosialisasi yang bertajuk "Dampak Narkoba dalam Keluarga dan Masyarakat", sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba, Kegiatan ini berlangsung pada hari Ahad (14/7) di Balai TRI RW Mergangsan Kidul, Kelurahan Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam pertemuan rutin warga RT 74 RW 24. Warga antusias mendengarkan pemaparan terkait bahaya narkoba, baik terhadap individu, keluarga, maupun masyarakat luas. Acara ini juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Penggiat P4GN Wirogunan, Abdul Razaq dalam sosialisasinya mengajak warga untuk lebih sensitif dan responsif terhadap situasi di lingkungan sekitar mereka. Masyarakat diimbau untuk segera berkoordinasi dengan pengurus RT/RW atau kepada pihak terkait, bila menemukan indikasi adanya aktivitas penyalahgunaan narkoba di wilayah mereka.
Ia menekankan agar para orang tua agar lebih waspada dan proaktif dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka. Selain itu, diingatkan juga bahwa dukungan dari lingkungan sekitar sangat diperlukan dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
"Kesadaran kolektif sangat diperlukan untuk memerangi narkoba. Kita harus bersama-sama, mulai dari keluarga hingga masyarakat luas, saling mendukung dan berperan aktif dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba," ujar Razaq, Penggiat P4GN 1.777/2024.
Dengan adanya sosialisasi seperti ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami bahaya narkoba dan turut serta dalam upaya pencegahannya. Kegiatan ini juga sebagai upaya membentuk lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba di wilayah Kelurahan Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta. (ar)
Sensitif berarti mampu mengenali tanda-tanda awal atau situasi yang mencurigakan terkait narkoba, sedangkan responsif berarti bertindak cepat dan tepat dalam menanggapi masalah tersebut, dan berkoordinasi dengan Pengurus RT/RW serta penggiat P4GN Wirogunan.
Kegiatan sosialisasi yang bertajuk "Dampak Narkoba dalam Keluarga dan Masyarakat", sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba, Kegiatan ini berlangsung pada hari Ahad (14/7) di Balai TRI RW Mergangsan Kidul, Kelurahan Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam pertemuan rutin warga RT 74 RW 24. Warga antusias mendengarkan pemaparan terkait bahaya narkoba, baik terhadap individu, keluarga, maupun masyarakat luas. Acara ini juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Penggiat P4GN Wirogunan, Abdul Razaq dalam sosialisasinya mengajak warga untuk lebih sensitif dan responsif terhadap situasi di lingkungan sekitar mereka. Masyarakat diimbau untuk segera berkoordinasi dengan pengurus RT/RW atau kepada pihak terkait, bila menemukan indikasi adanya aktivitas penyalahgunaan narkoba di wilayah mereka.
Ia menekankan agar para orang tua agar lebih waspada dan proaktif dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka. Selain itu, diingatkan juga bahwa dukungan dari lingkungan sekitar sangat diperlukan dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
"Kesadaran kolektif sangat diperlukan untuk memerangi narkoba. Kita harus bersama-sama, mulai dari keluarga hingga masyarakat luas, saling mendukung dan berperan aktif dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba," ujar Razaq, Penggiat P4GN 1.777/2024.
Dengan adanya sosialisasi seperti ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami bahaya narkoba dan turut serta dalam upaya pencegahannya. Kegiatan ini juga sebagai upaya membentuk lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba di wilayah Kelurahan Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta. (ar)