Log In Sign Up

Tasyakuran 47 Tahun Ponpes Bibaafadlrah Malang: Tahlilan, Menghanyutkan Hati, Menggetarkan Jiwa

Citizen News
Atmago.com, Malang---Pembacaan surat Yaasiin dan Tahlil menjadi puncak acara tasyakuran bersama ke-47, Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri "Asali Fadlaailir Rahmah (Biba"afadlrah) di Sananrejo, Turen, Malang, Ahad (10/11/2024). Juga bertepatan dengan Haul Mbah Nyai Hj. Muthali'ah yang ke-16.

Acara yang diikuti masyarakat sekitar pondok, santri, serta jama"ah dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka mengharapkan barakah pertolongan Romo Kyai Haji Ahmad Bahru Mafdlaaluddin Shaleh Al-Mahbub Rahmat 'Alam.

Acara yang dipandu Gus H. Nur Akmal Fauzan, S.T., yang juga ketua panitia pelaksana acara tasyakuran bersama, sekaligus pengurus Pondok Pesantren Biba"afadlrah.

Gus H. Nur Akmal Fauzan, ST. yang biasa dipanggil Gus Akmal, menyampaikan terima kasih kepada para undangan yaitu para Kyai, Gus, Ustadz, Bapak Camat Turen, Bapak Kapolsek Turen, Bapak Danramil Turen serta Kepala Desa Sananrejo, dan juga tokoh masyarakat serta warga masyarakat.

"Kami semua para santri, riyadlah, jama"ah dan warga masyarakat yang selalu berharap barakah Romo Kyai Haji Ahmad Bahru Mafdlaaluddin Shaleh Al-Mahbub Rahmat 'Alam dan Mbah Nyai," ujar Gus Akmal

Pembacaan Yaasiin dipimpin Bapak H. Umar Tajudin, sedangkan tahlil dan doa oleh Bapak Bahrul Huda, Modin Desa Sananrejo, Turen, Malang. Pembacaan Yaasiin dan Tahlil berjalan khidmat, penuh khusyuk, menggetarkan hati para hadirin, sebuah rasa syukur mendalam dipanjatkan kepada Allah SWT.

Kebersamaan ini menunjukkan kuatnya ikatan antara pondok pesantren dengan masyarakat dan pihak keamanan, yang bersatu dalam doa demi kesejahteraan dan kemakmuran bersama.

Di tengah suasana khusyuk, lantunan doa dan dzikir mengalir dari ratusan bibir yang hadir, menyatukan harapan dan keikhlasan, juga sumber ketenangan dan kekuatan.

"Tahlilan bersama ini bukan sekadar tradisi, tapi sebuah wujud kebersamaan dan syukur kami kepada Allah SWT atas segala karunia dan bimbingan-Nya selama 47 tahun," ungkap Gus Akmal.

Lebih dari sepuluh ribu hadirin, mulai dari para santri, jama" ah dan masyarakat sekitar pondok, hingga pejabat desa Sananrejo dan Kecamatan Turen, menunjukkan betapa kuatnya ikatan antara pondok pesantren dengan lingkungan di sekitarnya.

Ini adalah bukti bahwa pesantren bukan hanya tempat belajar ilmu agama, tetapi juga pusat penguatan akhlak, kebersamaan, dan kepedulian sosial. (KangRozaq)


#ponpesmalang
#ponpesbibaafadlrahmalanga

Popular Hashtag

Citizen News Most Popular

Citizen News Recent Posts

Explore more information

Citizen News

Latest news in your neighborhood

Job

Job vacancies information for you

Event

Discover local events to attend

Report

Problems in your neighborhood

Community

AtmaGo community rooms

Check out selected news, curated especially for you!

Log In Sign Up