Log In Sign Up

subject

Citizen News
Tadi sore ketemu dengan teman. Dia cerita baru pulang dari rumah sakit membesuk temannya. Menurutnya , temannya itu tadi adalah mantan istrinya. Mereka bercerai 25 tahun lalu.
.
Waktu itu mereka masih muda. Perceraian terjadi karena istrinya tidak sanggup dengan kehidupan ekonomi yang tidak jelas. Maklum teman ini dulu pekerjaannya sebagai salesman feelance. Tidak ada pendapatan pasti. Di tambah lagi dia harus membiayai kuliahnya.
.
Istrinya memang cantik. Sulit membayangkan bagaimana hubungan mereka sampai akhirnya wanita itu mau di jadikan istri. Tapi pernikahan mereka hanya berlangsung 2 tahun dan kandas. Dia ikhlas menerima kenyataan. Karena istrinya dengan jujur tidak bisa ambil resiko hidup bersamanya lebih lama lagi.
.
Menurut istrinya " Hidup hanya sekali dan pilihan terbentang luas selagi masih muda. Tentu masih punya waktu panjang untuk memperbaiki pilihan. " Demikian alasan istrinya.
.
Dia sadar bahwa dia memang tidak qualified mendapatkan istri cantik.Setelah bercerai , teman saya itu menikah lagi dengan wanita yang tidak secantik mantan istrinya. Istri keduanya ini mengenal baik mantan istrinya. Karena mereka berteman. Sementara mantan istrinya menjalin hubungan dengan eksekutif perusahaan dari keluarga Cendana.
.
Delapan tahun kemudian, dia tahu mantan istrinya tidak pernah menikah dengan pria idamannya. Belakangan dia tahu mantan istrinya bekerja sebagai pemandu lagu di sebuah tempat hiburan di jakarta utara.Kini mantan istrinya itu berusia 50 tahun. Tidak punya suami. Tidak punya rumah. Punya anak satu dari pernikahan yang juga gagal dari suaminya yanglain. Anaknya juga tidak bisa menyelesaikan kuliah dan bekerja sebagai TKI di korea. Dalam kesendirian , badan sakit sakitan. Teman ceria menjauh dan keluarga besar menyingkir karena masing masing memikirkan diri sendiri.
.
Sementara teman saya itu sekarang punya pabrik kimia bermitra dengan asing. Dia sukses membangun bisnis karena kekuatan istrinya yang sederhana dan menuntunnya dengan kesabaran melewati sunnatullah, untuk menjadikan sesuatu pada akhirnya indah.
.
Anak ku, Ya hidup hanya sekali. Setiap orang punya pilihan , dan bebas menentukan pilihan. Namun ketika pilihan di tetapkan maka itu antara kita dengan Tuhan. Yang di perlukan adalah kesabaran dalam keikhlasan. Tanpa itu maka proses sunnatullah ulat di dalam kepompong menjadi Kupu-kupu indah tidak terjadi dan ujungnya adalah waktu memendek karena jauh langkah diayun yang di kejar hanyalah fotomorgana.
.
Untuk memulai dari awal sudah terlambat, sesal tak ada gunanya.
.
-Status Fesbuk Erizely Jelly Bandaro-

Related Topic

Related Location

Viewed 1408 times

1 Comment

Comments

Popular Hashtag

Citizen News Most Popular

Citizen News Recent Posts

Explore more information

Citizen News

Latest news in your neighborhood

Job

Job vacancies information for you

Event

Discover local events to attend

Report

Problems in your neighborhood

Community

AtmaGo community rooms

Check out selected news, curated especially for you!

Log In Sign Up