Sepuluh orang Warga Desa Salulemo Terjun bebas dari Jembatan Gantung
Diskusi Komunitas

*Sepuluh Orang Warga Desa Salulemo Terjun Bebas dari Jembatan Gantung*
JW SUREQ-LUWU UTARA
Sejumlah sepuluh pengendara motor warga Desa Salulemo Kecamatan Baebunta, terjatuh dari jembatan gantung yang menghubungkan Desa Toradda, Kecamatan Masamba dan Desa Kapidi, Kecamatan Mappedeceng, Kabupaten Luwu Utara. Insiden ini terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 01.00 WITA.
Menurut saksi mata, kesepuluh pemuda tersebut baru saja pulang bermain bulu tangkis dari Desa Kapidi dan melintasi jembatan gantung. Namun saat sedang melintas, Angkur tali sling jembatan tiba-tiba putus, hingga menyebabkan mereka bersama kendaraannya terjun bebas ke sungai.
"Sekitar pukul 01.20 Wita, suamiku menelvon dan meminta untuk dijemput karena dia bersama rekannya baru saja mengalami kecelakaan di jembatan gantung Kapidi," cerita Ani, istri salah satu korban, saat ditemui drumahnya.
Malam itu, lanjut Ani, saya gelisah tidak seperti biasanya saat suami pamit pergi main bulu tangkis, memang sudah ada firasat akan ada hal buruk menimpa mereka.
"Saat tiba di lokasi, saya langsung larikan dua orang diantara mereka ke UGD, suamiku bibir bagian atasnya sobek karena terkena besi tajam, dan seorang lagi pahanya tertusuk besi," jelas Ani.
Beberapa orang korban lainnya masih d evakuasi sampai pagi hari di karenakan tengelam bersama kendaraannya.
"Harapan kami semoga dengan adanya kejadian ini pemerintah setempat bisah lebih memperhatikan kelayakan jembatan, agar kelak tidak ada lagi korban berikutnya,"tutup Ani.
By Qya_Zaa
JW SUREQ-LUWU UTARA
Sejumlah sepuluh pengendara motor warga Desa Salulemo Kecamatan Baebunta, terjatuh dari jembatan gantung yang menghubungkan Desa Toradda, Kecamatan Masamba dan Desa Kapidi, Kecamatan Mappedeceng, Kabupaten Luwu Utara. Insiden ini terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 01.00 WITA.
Menurut saksi mata, kesepuluh pemuda tersebut baru saja pulang bermain bulu tangkis dari Desa Kapidi dan melintasi jembatan gantung. Namun saat sedang melintas, Angkur tali sling jembatan tiba-tiba putus, hingga menyebabkan mereka bersama kendaraannya terjun bebas ke sungai.
"Sekitar pukul 01.20 Wita, suamiku menelvon dan meminta untuk dijemput karena dia bersama rekannya baru saja mengalami kecelakaan di jembatan gantung Kapidi," cerita Ani, istri salah satu korban, saat ditemui drumahnya.
Malam itu, lanjut Ani, saya gelisah tidak seperti biasanya saat suami pamit pergi main bulu tangkis, memang sudah ada firasat akan ada hal buruk menimpa mereka.
"Saat tiba di lokasi, saya langsung larikan dua orang diantara mereka ke UGD, suamiku bibir bagian atasnya sobek karena terkena besi tajam, dan seorang lagi pahanya tertusuk besi," jelas Ani.
Beberapa orang korban lainnya masih d evakuasi sampai pagi hari di karenakan tengelam bersama kendaraannya.
"Harapan kami semoga dengan adanya kejadian ini pemerintah setempat bisah lebih memperhatikan kelayakan jembatan, agar kelak tidak ada lagi korban berikutnya,"tutup Ani.
By Qya_Zaa