Ragam Nusantara: Upacara Suran Mbah Demang
Berita Warga
Suran Mbah Demang terdaftar sebagai Warisan Budaya Tak Benda Yogyakarta untuk Kategori: Adat istiadat Masyarakat, Ritus, dan Perayaan Kabupaten Sleman dengan Nomor: 3380/MPK.E/KB/2016
Upacara Suran Mbah Demang merupakan sebuah bentuk rasa syukur, setiap bulan Asyura Upacara ini dilakukan oleh trah Mbah Demang serta kerabat. Adapun Prosesi di rangkaian upcara tersebut adalah;
- Memberikan kendhi ijo (makanan yang dibungkus dengan daun pisang) kepada warga,
- Mengambil air sumur Mbah Demang yang selanjutnya dikirabkan,
- Melakukan doa bersama mohon kepada Allah SWT untuk diberikan keselamatan, kesejahteraan, kesehatan.
- Selain itu pusaka peninggalan Mbah Demang juga turut dikirabkan antara lain; Kitab Ambya, Tombak, Bende. Selain pusaka tersebut juga dikirabkan pula pusaka peninggalan Ki Juru Permana, spiritual Sri Sultan HB IX berupa Kyai Blencong dan Tombak.
(Form Penetapan Warisan Budaya Takbenda DIY 2016)
Sumber: Warisan Budaya Tak Benda Yogyakarta (wbtbdiy.com)
Foto: starjogja.com
Upacara Suran Mbah Demang merupakan sebuah bentuk rasa syukur, setiap bulan Asyura Upacara ini dilakukan oleh trah Mbah Demang serta kerabat. Adapun Prosesi di rangkaian upcara tersebut adalah;
- Memberikan kendhi ijo (makanan yang dibungkus dengan daun pisang) kepada warga,
- Mengambil air sumur Mbah Demang yang selanjutnya dikirabkan,
- Melakukan doa bersama mohon kepada Allah SWT untuk diberikan keselamatan, kesejahteraan, kesehatan.
- Selain itu pusaka peninggalan Mbah Demang juga turut dikirabkan antara lain; Kitab Ambya, Tombak, Bende. Selain pusaka tersebut juga dikirabkan pula pusaka peninggalan Ki Juru Permana, spiritual Sri Sultan HB IX berupa Kyai Blencong dan Tombak.
(Form Penetapan Warisan Budaya Takbenda DIY 2016)
Sumber: Warisan Budaya Tak Benda Yogyakarta (wbtbdiy.com)
Foto: starjogja.com