Ragam Nusantara: Makna Hari Raya Nyepi
Citizen News
Nyepi berasal dari kata "Sepi atau Sipeng" yang mengartikan hening atau sunyi. Merupakan perayaan Umat Hindu untuk tetap sunyi dan menyepi, meninggalkan aktivitas duniawi dalam keheningan dengan cara bermeditasi dari pukul 06.00 hingga 06.00 keesokan harinya.
Tujuan utama Hari Raya Nyepi adalah memohon ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, untuk menyucikan Bhuana Alit (Alam manusia) dan Bhuana Agung (Alam semesta).
Nyepi dilakukan dengan melaksanakan Catur Brata Penyepian, yaitu:
- Amati Karya atau tidak bekerja.
- Amati Geni atau tidak menyalakan lampu atau api.
- Amati Lelungan atau tidak bepergian.
- Amati Lelanguan atau tidak boleh berfoya-foya.
Sumber Artikel: budaya.id, travel.kompas.com, mmc.kalteng.go.id & instiki.ac.id
Foto: Wanita Bali berdoa (thehoneycombers.com) & Pria Bali berdoa (bernas.id)
Tujuan utama Hari Raya Nyepi adalah memohon ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, untuk menyucikan Bhuana Alit (Alam manusia) dan Bhuana Agung (Alam semesta).
Nyepi dilakukan dengan melaksanakan Catur Brata Penyepian, yaitu:
- Amati Karya atau tidak bekerja.
- Amati Geni atau tidak menyalakan lampu atau api.
- Amati Lelungan atau tidak bepergian.
- Amati Lelanguan atau tidak boleh berfoya-foya.
Sumber Artikel: budaya.id, travel.kompas.com, mmc.kalteng.go.id & instiki.ac.id
Foto: Wanita Bali berdoa (thehoneycombers.com) & Pria Bali berdoa (bernas.id)