Pajung Institute Salurkan Bantuan Korban Banjir di Desa Lembang-Lembang
Berita Warga

Luwu Utara. Sureq Citizen Jurnalisme (JW).
Perkumpulan Pajung Lestari Indonesia (Pajung Institute) menyalurkan donasi bantuan kemanusiaan kepada masyarakat korban banjir, yang ada di Dusun Dadeko, Desa Lembang-Lembang Kabupaten Luwu Utara, Kamis 06 Juni 2024.
Direktur Eksekutif Pajung Institute, Ibrahim Umar dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa, bantuan yang akan disalurkan merupakan hasil penggalangan dana dari masyarakat, yang peduli terhadap bencana banjir yang melanda daerah tersebut.
“Semoga bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para korban banjir. Serta menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk turut membantu”, ujarnya.
Sambung Ibrahim Umar, tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada semua donatur atas kepeduliannya mengulurkan tangan kepada korban banjir melalui Lembaga Pajung Institute.
La Bora sapaan akrabnya juga berharap, agar banjir di Luwu Utara mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah dan semua pihak. Agar ada solusi jangka panjang untuk para korban banjir yang ada di Luwu Utara. Butuh sinergitas semua pihak.
“Kita juga sangat prihatin dengan kegiatan belajar mengajar Sekolah Dasar yang terhenti akibat banjir yang belum surut”, tambahnya.
Dilain kesempatan, Arwis Ansar, selaku Kepala Desa Lembang-Lembang, saat disambangi di Rumahnya dengan raut wajah yang sedih. Dia menuturkan bahwa salah satu dampak banjir yang memprihatinkan adalah kegiatan belajar mengajar anak sekolah di desa kami sudah 3 (tiga) bulan terhenti.
“Itu bisa berdampak buruk terhadap pendidikan Anak-anak kami kedepannya,” kata dia.
Perlu kami sampaikan juga bahwa masyarakat yang ada disini 90% adalah petani. Sehingga dipastikan untuk menyambung hidup sangatlah sulit. Karena lahan pertanian yamg menjadi Sumber mata pencaharian masyarakat sudah terendam air.
“Untuk sementara waktu, selaku Kepala Desa, salah satu solusi yang saya sarankan kepada masyarakat agar memanfaatkan jaring yang ada untuk menangkap Ikan untuk konsumsi sehari-hari,”!ungkapnya.
“Kami juga berharap dalam hal ini Pemerintah untuk hadir ditengah-tengah masyarakat untuk memberikan solusi agar banjir yang melanda wilayah kami tidak berkepanjangan dan segera surut,” kunci kepala desa.
Perkumpulan Pajung Lestari Indonesia (Pajung Institute) menyalurkan donasi bantuan kemanusiaan kepada masyarakat korban banjir, yang ada di Dusun Dadeko, Desa Lembang-Lembang Kabupaten Luwu Utara, Kamis 06 Juni 2024.
Direktur Eksekutif Pajung Institute, Ibrahim Umar dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa, bantuan yang akan disalurkan merupakan hasil penggalangan dana dari masyarakat, yang peduli terhadap bencana banjir yang melanda daerah tersebut.
“Semoga bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para korban banjir. Serta menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk turut membantu”, ujarnya.
Sambung Ibrahim Umar, tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada semua donatur atas kepeduliannya mengulurkan tangan kepada korban banjir melalui Lembaga Pajung Institute.
La Bora sapaan akrabnya juga berharap, agar banjir di Luwu Utara mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah dan semua pihak. Agar ada solusi jangka panjang untuk para korban banjir yang ada di Luwu Utara. Butuh sinergitas semua pihak.
“Kita juga sangat prihatin dengan kegiatan belajar mengajar Sekolah Dasar yang terhenti akibat banjir yang belum surut”, tambahnya.
Dilain kesempatan, Arwis Ansar, selaku Kepala Desa Lembang-Lembang, saat disambangi di Rumahnya dengan raut wajah yang sedih. Dia menuturkan bahwa salah satu dampak banjir yang memprihatinkan adalah kegiatan belajar mengajar anak sekolah di desa kami sudah 3 (tiga) bulan terhenti.
“Itu bisa berdampak buruk terhadap pendidikan Anak-anak kami kedepannya,” kata dia.
Perlu kami sampaikan juga bahwa masyarakat yang ada disini 90% adalah petani. Sehingga dipastikan untuk menyambung hidup sangatlah sulit. Karena lahan pertanian yamg menjadi Sumber mata pencaharian masyarakat sudah terendam air.
“Untuk sementara waktu, selaku Kepala Desa, salah satu solusi yang saya sarankan kepada masyarakat agar memanfaatkan jaring yang ada untuk menangkap Ikan untuk konsumsi sehari-hari,”!ungkapnya.
“Kami juga berharap dalam hal ini Pemerintah untuk hadir ditengah-tengah masyarakat untuk memberikan solusi agar banjir yang melanda wilayah kami tidak berkepanjangan dan segera surut,” kunci kepala desa.