Momen Sakral: 7 Pasangan Manten Melangsungkan Pernikahan di Ponpes Biba"afadlrah, Turen, Malang
Berita Warga

Atmago.com, Yogyakarta---Pondok Pesantren Bihaaru Bahri "Asali Fadlaailir Rahmah (Biba"afadlrah) di Sananrejo, Turen, Malang, menggelar acara sakral ijab qobul bagi tujuh pasangan calon pengantin santri dan jamaah pondok Biba"afadlrah, Sabtu (9/11/2024).
Prosesi khidmat ini dilaksanakan di lantai 5, dengan dihadiri lebih dari seribu jamaah dan santri yang turut menyaksikan momen istimewa tersebut. Dipandu oleh Kepala KUA Turen, Kabupaten Malang, acara ini juga mencatat setiap pasangan sebagai pasangan sah secara agama dan hukum.
Adapun pasangan pengantin yang melangsungkan ijab qobul yaitu Adhi Purna Irawan bin Kasirananto dengan Maya Hidayatus Shallehka binti Yasir, Moch Charis Ichan Mahfud bin H. Nur Yasin dengan Bella Farolita binti Sigit Halliardiono, Nur Ahmad Khoirul Muqtadar bin Mokhammad Ma"sum dengan Neila Alfi Syarifah binti Mukhlisin, Govin Diaz Bastita bin Seno Suwito dengan Althaf Fina Cahyani binti Budi Santoso, dan M. Yusuf Nur Abidin bin Zaenal Arifin (alm) dengan Musry Handayani binti Lilik. Juga Mahmudi Akhmad bin Basori (alm) dengan Nur Wasiyatil Ilmiyah binti Rohmat, serta Dzakwan Syafiyyuddin Yusuf bin Heriyanto dengan Fiyya Qoimatul Lailina binti Misbakhul Huda.
Setelah seluruh pasangan selesai mengucapkan ijab qobul, KH. Abdurrahman Al Bisbari memimpin doa syukur sebagai ungkapan terima kasih atas terselenggaranya acara ini dengan lancar. Selain itu juga memohon keberkahan dalam pernikahan, menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah lantaran barokah murobbi ruhinal karim.
Acara dilanjutkan dengan doa ubun-ubun yang dilantunkan oleh para pengantin sebagai simbol memohon restu dan keberkahan dalam menapaki kehidupan rumah tangga yang baru.
Selanjutnya, suasana semakin haru ketika para pasangan pengantin menjalani prosesi sungkeman kepada kedua orang tua masing-masing untuk memohon doa restu.
Momen ini penuh dengan tangis haru dari keluarga dan jamaah yang menyaksikan, menyimbolkan bakti dan penghormatan kepada orang tua.
Acara ijab qobul bersama ini bukan sekadar pernikahan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya nilai kekeluargaan dan keagamaan dalam kehidupan pesantren, membawa harapan bahwa setiap pasangan akan menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, sebagaimana doa yang dipanjatkan oleh seluruh jamaah yang hadir. (KangRozaq)
#ponpesmalang
#bibaafadlrahmalang
#mutobbiruhina
Prosesi khidmat ini dilaksanakan di lantai 5, dengan dihadiri lebih dari seribu jamaah dan santri yang turut menyaksikan momen istimewa tersebut. Dipandu oleh Kepala KUA Turen, Kabupaten Malang, acara ini juga mencatat setiap pasangan sebagai pasangan sah secara agama dan hukum.
Adapun pasangan pengantin yang melangsungkan ijab qobul yaitu Adhi Purna Irawan bin Kasirananto dengan Maya Hidayatus Shallehka binti Yasir, Moch Charis Ichan Mahfud bin H. Nur Yasin dengan Bella Farolita binti Sigit Halliardiono, Nur Ahmad Khoirul Muqtadar bin Mokhammad Ma"sum dengan Neila Alfi Syarifah binti Mukhlisin, Govin Diaz Bastita bin Seno Suwito dengan Althaf Fina Cahyani binti Budi Santoso, dan M. Yusuf Nur Abidin bin Zaenal Arifin (alm) dengan Musry Handayani binti Lilik. Juga Mahmudi Akhmad bin Basori (alm) dengan Nur Wasiyatil Ilmiyah binti Rohmat, serta Dzakwan Syafiyyuddin Yusuf bin Heriyanto dengan Fiyya Qoimatul Lailina binti Misbakhul Huda.
Setelah seluruh pasangan selesai mengucapkan ijab qobul, KH. Abdurrahman Al Bisbari memimpin doa syukur sebagai ungkapan terima kasih atas terselenggaranya acara ini dengan lancar. Selain itu juga memohon keberkahan dalam pernikahan, menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah lantaran barokah murobbi ruhinal karim.
Acara dilanjutkan dengan doa ubun-ubun yang dilantunkan oleh para pengantin sebagai simbol memohon restu dan keberkahan dalam menapaki kehidupan rumah tangga yang baru.
Selanjutnya, suasana semakin haru ketika para pasangan pengantin menjalani prosesi sungkeman kepada kedua orang tua masing-masing untuk memohon doa restu.
Momen ini penuh dengan tangis haru dari keluarga dan jamaah yang menyaksikan, menyimbolkan bakti dan penghormatan kepada orang tua.
Acara ijab qobul bersama ini bukan sekadar pernikahan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya nilai kekeluargaan dan keagamaan dalam kehidupan pesantren, membawa harapan bahwa setiap pasangan akan menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, sebagaimana doa yang dipanjatkan oleh seluruh jamaah yang hadir. (KangRozaq)
#ponpesmalang
#bibaafadlrahmalang
#mutobbiruhina