KWT Ngudi Makmur panen sayur
Berita Warga

Surakarta – Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Makmur RT 2 RW 5 Kelurahan Joglo, Kecamatan Banjarsari, Solo tetap melakukan kegiatan bercocok tanam selama masa pandemi Covid-19. Dengan memanfaatkan lahan milik salah satu warga, KWT Ngudi Makmur menikmati hasil panen sayur-sayuran segar dari kegiatan bercocok tanam . Dilahan seluas 700 meter persegi milik Andreas, berbagai sayuran seperti terong ungu, kangkung, cabai, tomat dan kacang panjang tumbuh subur. Tak hanya itu, di lahan tersebut juga ada kolam ikan lele dan itik. Hasil dari budi daya kebun yang dikelola secara swadaya ini dibagi-bagikan pada warga di RT setempat.
Lurah Joglo, Hariyo Seno mengatakan, tanah yang dimanfaatkan oleh KWT Ngudi Makmur ini meminjam dari warga setempat. Kegiatan bercocok tanam komunitas ibu-ibu PKK tersebut sudah berlangsung sejak satu tahun terakhir. Kendala yang dihadapi dalam pemberdayaan lingkungan ini hanya pada ketersediaan air untuk irigasi. Mengingat wilayah perkotaan memang tidak memiliki saluran irigasi. Sehingga diperlukan sumber air seperti sumur bor untuk kebutuhan pengairan. “Seluruh kegiatan ini merupakan swadaya warga, tetapi untuk fasilitas penunjang seperti sumur bor memang kami berharap bantuan dari pemerintah,” kata Hariyo.
Keberhasilan KWT Ngudi Makmur Kelurahan Joglo menjadi juara pemberdayaan lahan tingkat Kota Solo. Oleh pemerintah daerah diusulkan maju mewakili Solo untuk lomba serupa tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Lurah Joglo, Hariyo Seno mengatakan, tanah yang dimanfaatkan oleh KWT Ngudi Makmur ini meminjam dari warga setempat. Kegiatan bercocok tanam komunitas ibu-ibu PKK tersebut sudah berlangsung sejak satu tahun terakhir. Kendala yang dihadapi dalam pemberdayaan lingkungan ini hanya pada ketersediaan air untuk irigasi. Mengingat wilayah perkotaan memang tidak memiliki saluran irigasi. Sehingga diperlukan sumber air seperti sumur bor untuk kebutuhan pengairan. “Seluruh kegiatan ini merupakan swadaya warga, tetapi untuk fasilitas penunjang seperti sumur bor memang kami berharap bantuan dari pemerintah,” kata Hariyo.
Keberhasilan KWT Ngudi Makmur Kelurahan Joglo menjadi juara pemberdayaan lahan tingkat Kota Solo. Oleh pemerintah daerah diusulkan maju mewakili Solo untuk lomba serupa tingkat Provinsi Jawa Tengah.