Masuk Daftar

Kader Pendamping Ibu Hamil Brebes bersuara soal akses Layanan

Berita Warga
Selama ini saya melakukan pendampingan terhadap ibu hamil normal maupun ibu hamil resiko tinggi di sekitar desa Sitanggal Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes. "terang Badiah, sosok perempuan berkacamata yang berperan sebagai Pendamping Ibu hamil" Tantangan pendampingan ibu hamil selama masa pandemi covid 19 adalah saat melakukan pendampingan, kita tidak boleh mendampingi ibu hamil ikut masuk ke dalam ruangan pemeriksaan dengan alasan sudah ada pendamping bidan didalam ruangan, tegasnya.
Sebab menurutnya tidak semua ibu hamil memiliki SDM yang mumpuni, ada ibu hamil grogi saat ketemu dokter, yang akhirnya keluhan tidak bisa disampaikan seluruhnya kepada tenaga kesehatan. Karena factor grogi duluan menghadapi dokter. Ini factor kesulitan dalam hal komunikasi bagi pendamping. Kami usul agar pendamping bisa mendapat informasi pada saat pemeriksaan. sehingga kami menyampaikan ke keluarganya dengan jelas.
tantangan kedua yakni ada fakta dilapangan terkait sugesti, meski ibu hamil sudah dinyatakan resti dan sudah mendapat edukasi, namun lebih percaya pada hal- hal yang bersifat mitologis.
Badiah menyampaikan pengalamannya tersebut dalam kegiatan Ngopi (Ngolah pikir) jilid 2 yang diselenggarakan oleh Komunitas Brebes Bersama secara virtual pada hari jum"at lalu (25/6/2021)
Seorang pendamping harus memiliki pengetahuan yang luas terkait kehamilan, misal bagaimana prosedur cara mempersiapkan syarat administrasi pembiayaan kehamilan (jampersal, JKN KIS)beserta alurnya, maka informasi yang dimiliki pendamping ibu hamil harus lengkap. Kadang ditemui juga ibu hamil dengan kepesertaanya BPJS yang non aktif tidak diterima oleh puskesmas PONED, ia mengajukan alternatif pembiayaan lain seperti jampersal kadang tidak diterima oleh staf puskemas, hal ini dikarenakan minimnya informasi yang diterima oleh staf puskesmas. Kami sering komunikasi dengan kasie pembiayaan dinas Kesehatan untuk terus koordinasi masalah ini.
Ia mengaku akses pembiayaan Kesehatan dalam pemanfaatan Jampersal, banyak warga bumil yang kurang tahu informasi ini. Menjadi pendamping ini benar- benar menjadi harus siap kapanpun, bahkan malam atau dini hari harus rela diketuk pintunya untuk siap menolong warga yang membutuhkan. Apalagi jika ditemui ada SDM bumil yang rendah, mereka sudah nerveous dulu jika ketemu tenaga Kesehatan , maka disini pentingnya pendamping ibu hamil.
Selama ini yang saya lakukan , benar- benar relawan, tidak ada alokasi dana khusus baik dari dana desa maupun pemerintah daerah. Saya dari awal pendampingan , tidak pernah mengharapkan imbalan apapun. Suatu kebahagiaan bagi kita, sedikit yang kita lakukan terasa berharga bagi mereka yang membutuhkan. Sebab rata- rata pasien ibu hamil saat mau melahirkan itu kondisinya panik, maka kita bantu persiapannya dengan baik. Pendampingan kita sampai ke masa nifas dan sampai bayinya mendapat layanan posyandu.

Badiah berharap pendamping bisa mendapat akses informasi pada saat ibu hamil diperiksakan ke dokter agar informasinya dapat kita sampaikan kepada keluarganya. Kami berharap fasilitas Kesehatan dapat memberikan kenyamanan saat melayani ibu hamil, misalkan senyum, salam, sapa tetap dilakukan agar menjaga kualitas layanan fasilitas Kesehatan.

Topik Terkait

Lokasi Terkait

Dilihat 908 kali

0 Komentar

Komentar

Tagar Populer

Berita Warga Terkait

Berita Warga Terpopuler

Berita Warga Terbaru

Jelajahi Informasi Lebih Dalam

Berita Warga

Kabar berita terkini dari warga

Loker

Informasi lapangan pekerjaan

Acara

Undangan acara untuk warga

Laporan Warga

Masalah yang terjadi di lingkungan

Komunitas

Ruang komunitas AtmaGo

Lihat kabar pilihan, khusus dirangkum untukmu!

Masuk Daftar