Jembatan bambu penghubung antar desa runtuh akibat tergerus derasnya air sungai
Citizen News

NYALINDUNG, 21 Februari 2024 - Sore yang menyaksikan kejadian tak terduga ketika jembatan bambu yang menjadi penghubung antar desa di Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, roboh akibat derasnya air di Sungai Ci Cadas. Peristiwa ini mengejutkan warga desa yang tinggal di dekatnya.
Kronologi kejadian ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB sore hari tadi, ketika hujan deras yang terus-menerus memicu naiknya debit air Sungai Ci Cadas dengan cepat. Tebing sungai yang meluap kemudian menggerus sejumlah tanah yang menyangga jembatan penghubung desa. Akibatnya, jembatan bambu tersebut roboh dengan menghanyutkan sejumlah bagian ke aliran sungai yang deras.
Bapak O. seorang warga yang menjadi saksi mata sekaligus korban selamat, menggambarkan momen dramatis ketika jembatan itu runtuh. "Saya melihat bagian-bagian jembatan mulai goyah dan saat saya berada di tengah tengah jembatan tersebut seketika itu juga jembatan tersebut runtuh, karena struktur tanah yang tergerus air tidak mampu menahan jembatan dengan air yang semakin deras. Kemudian saya hanyut terbawa derasnya air sungai sampai beberapa meter dari jembatan tersebut Sungguh situasi yang mengerikan," ujarnya dengan suara terbata-bata.
Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah setempat telah berkoordinasi dengan masyarakat untuk menyediakan bantuan darurat dan memulihkan akses antar desa.
Masyarakat turut berpartisipasi dalam upaya membersihkan reruntuhan jembatan dan mencari solusi sementara untuk kelancaran transportasi.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya pemeliharaan infrastruktur dan kewaspadaan terhadap kondisi alam yang tidak terduga, terutama pada musim hujan yang rentan terhadap banjir dan tanah longsor. Semoga dengan kerja sama dan koordinasi yang baik, jembatan tersebut dapat di bangun kembali dengan cepat.
Kronologi kejadian ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB sore hari tadi, ketika hujan deras yang terus-menerus memicu naiknya debit air Sungai Ci Cadas dengan cepat. Tebing sungai yang meluap kemudian menggerus sejumlah tanah yang menyangga jembatan penghubung desa. Akibatnya, jembatan bambu tersebut roboh dengan menghanyutkan sejumlah bagian ke aliran sungai yang deras.
Bapak O. seorang warga yang menjadi saksi mata sekaligus korban selamat, menggambarkan momen dramatis ketika jembatan itu runtuh. "Saya melihat bagian-bagian jembatan mulai goyah dan saat saya berada di tengah tengah jembatan tersebut seketika itu juga jembatan tersebut runtuh, karena struktur tanah yang tergerus air tidak mampu menahan jembatan dengan air yang semakin deras. Kemudian saya hanyut terbawa derasnya air sungai sampai beberapa meter dari jembatan tersebut Sungguh situasi yang mengerikan," ujarnya dengan suara terbata-bata.
Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah setempat telah berkoordinasi dengan masyarakat untuk menyediakan bantuan darurat dan memulihkan akses antar desa.
Masyarakat turut berpartisipasi dalam upaya membersihkan reruntuhan jembatan dan mencari solusi sementara untuk kelancaran transportasi.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya pemeliharaan infrastruktur dan kewaspadaan terhadap kondisi alam yang tidak terduga, terutama pada musim hujan yang rentan terhadap banjir dan tanah longsor. Semoga dengan kerja sama dan koordinasi yang baik, jembatan tersebut dapat di bangun kembali dengan cepat.