Dua Koleksi Langka Mekar di Kebun Raya Bogor
Citizen News

#KebunRayaBogor
Sahabat Kebun Raya Bogor,
Tahun ini adalah tahun yang spesial karena bunga Rafflesia kembali mekar untuk ke-16 kalinya dalam 10 tahun terakhir.
Rafflesia patma tiga kali mekar berturut- turut setiap minggunya.
Namun tidak kalah menariknya, seiring mekarnya bunga Rafflesia, ada satu koleksi tanaman langka lainnya yang akan mekar juga yaitu Amorphophallus gigas Teijsm. & Binn.
Koleksi ini berasal dari Padang Sidempuan Sumatra Utara, pertama kali ditanam di Kebun Raya Bogor pada tanggal 4 Januari 2007.
Koleksi yang hanya satu spesimen di Kebun Raya Bogor ini ditanam di Vak XI.L.73 disekitar area Taman Araceae tidak jauh dari Pintu Utama.
Amorphophallus gigas Teisjm. & Binn. merupakan jenis endemik Sumatera (hanya tumbuh dan ditemukan di hutan-hutan Sumatera), dan masih saudara dekat dengan bunga bangkai Amorphophallus titanum. Jenis ini memiliki perawakan tangkai bunga panjang, dapat mencapai 4 meter (di alam).
Berdasarkan pengamatan Peneliti KRB dilapangan (hutan Sumatera), justru Amorphophallus gigas ini lebih terancam dari pada Amorphophallus titanum, sehingga saat ini keberadaannya di alam sudah sangat mengkhawatirkan akibat alih fungsi lahan.
Amorphophallus gigas mirip dengan Amorphophallus decus-silvae (endemik Jawa Barat dan Nusa Kambangan), baik bentuk vegetatif (daun) maupun generatif (perbungaan), dan hanya dibedakan dari bentuk detail bunganya (bunga betina dan bunga jantan). Misal pada Amorphophallus decus-silvae mempunyai kepala putik yang lebih besar dari pada Amorphophallus gigas.
Uniknya kedua koleksi ini (Rafflesia & Amorphophallus) sering disebut sebagai Bunga Bangkai, padahal sesuatu yang berbeda. Mungkin karena sama-sama mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Kedua tanaman langka ini memiliki bentuk yang cantik dan merupakan kekayaan alam Indonesia yang sangat berharga dan langka.
Jika sahabat Kebun Raya Sampai penasaran seperti apa bentuk dan keunikannya, maka kunjungi keduanya di Kebun Raya Bogor.
Sumber: Kebun Raya Bogor
Sahabat Kebun Raya Bogor,
Tahun ini adalah tahun yang spesial karena bunga Rafflesia kembali mekar untuk ke-16 kalinya dalam 10 tahun terakhir.
Rafflesia patma tiga kali mekar berturut- turut setiap minggunya.
Namun tidak kalah menariknya, seiring mekarnya bunga Rafflesia, ada satu koleksi tanaman langka lainnya yang akan mekar juga yaitu Amorphophallus gigas Teijsm. & Binn.
Koleksi ini berasal dari Padang Sidempuan Sumatra Utara, pertama kali ditanam di Kebun Raya Bogor pada tanggal 4 Januari 2007.
Koleksi yang hanya satu spesimen di Kebun Raya Bogor ini ditanam di Vak XI.L.73 disekitar area Taman Araceae tidak jauh dari Pintu Utama.
Amorphophallus gigas Teisjm. & Binn. merupakan jenis endemik Sumatera (hanya tumbuh dan ditemukan di hutan-hutan Sumatera), dan masih saudara dekat dengan bunga bangkai Amorphophallus titanum. Jenis ini memiliki perawakan tangkai bunga panjang, dapat mencapai 4 meter (di alam).
Berdasarkan pengamatan Peneliti KRB dilapangan (hutan Sumatera), justru Amorphophallus gigas ini lebih terancam dari pada Amorphophallus titanum, sehingga saat ini keberadaannya di alam sudah sangat mengkhawatirkan akibat alih fungsi lahan.
Amorphophallus gigas mirip dengan Amorphophallus decus-silvae (endemik Jawa Barat dan Nusa Kambangan), baik bentuk vegetatif (daun) maupun generatif (perbungaan), dan hanya dibedakan dari bentuk detail bunganya (bunga betina dan bunga jantan). Misal pada Amorphophallus decus-silvae mempunyai kepala putik yang lebih besar dari pada Amorphophallus gigas.
Uniknya kedua koleksi ini (Rafflesia & Amorphophallus) sering disebut sebagai Bunga Bangkai, padahal sesuatu yang berbeda. Mungkin karena sama-sama mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Kedua tanaman langka ini memiliki bentuk yang cantik dan merupakan kekayaan alam Indonesia yang sangat berharga dan langka.
Jika sahabat Kebun Raya Sampai penasaran seperti apa bentuk dan keunikannya, maka kunjungi keduanya di Kebun Raya Bogor.
Sumber: Kebun Raya Bogor