Budaya Nusantara: Tari Seblang Banyuwangi
Citizen News
Tari Seblang merupakan tradisi tua khas suku Osing di Desa Olehsari, Banyuwangi. Berasal dari singkatan "Sebele llang" yang artinya sialnya hilang. Tarian ini digelar dalam rangka bersih desa dengan tujuan untuk menolak bala, penyakit, dan hal buruk lainnya.
Diawali dengan membawa penari ke lokasi pertunjukkan, untuk memasang mahkota unik yang disebut Omprok. Setelah mahkota terpasang, barulah alunan musik Gending Lukito ditabuh, sebagai pertanda undangan untuk para arwah leluhur hadir di ritual Tari Seblang.
Mata penari Seblang ditutup sambil memegang nampan bambu yang disebut Tempeh. Kemudian sang pawang melakukan ritual untuk memastikan roh sudah masuk. Apabila Tempeh yang dipegang jatuh dan tubuh penari terjungkal ke belakang, itu adalah pertanda bahwa penari sudah kerasukan roh leluhur. Lalu, akan mulai menari dan berkeliling ke arah penonton dengan mata terpejam mengikuti arahan dari sang pawang.
Foto: Tari Seblang (Humas Banyuwangi)
Sumber: Budaya.id
Diawali dengan membawa penari ke lokasi pertunjukkan, untuk memasang mahkota unik yang disebut Omprok. Setelah mahkota terpasang, barulah alunan musik Gending Lukito ditabuh, sebagai pertanda undangan untuk para arwah leluhur hadir di ritual Tari Seblang.
Mata penari Seblang ditutup sambil memegang nampan bambu yang disebut Tempeh. Kemudian sang pawang melakukan ritual untuk memastikan roh sudah masuk. Apabila Tempeh yang dipegang jatuh dan tubuh penari terjungkal ke belakang, itu adalah pertanda bahwa penari sudah kerasukan roh leluhur. Lalu, akan mulai menari dan berkeliling ke arah penonton dengan mata terpejam mengikuti arahan dari sang pawang.
Foto: Tari Seblang (Humas Banyuwangi)
Sumber: Budaya.id