Budaya Nusantara: Daging Se’i Nusa Tenggara Timur
Citizen News
Daging Se’i Seringkali Disamakan dengan Daging Asap
Berhubung daging se’i ini dimasak dengan cara diasapi, maka tak heran kalau banyak yang mengira kalau daging se’i adalah daging asap. Sebenarnya daging se’i merupakan salah satu olahan daging asap ala Indonesia. Tapi ada beberapa perbedaan yang perlu kamu ketahui. Sebelum diasapi, daging se’i ini diiris-iris tipis terlebih dahulu.
Berbeda dengan daging asap kebanyakan yang mengasapi daging utuh. Selain itu sebelum diasapi, daging harus dibumbui dengan berbagai macam bumbu rempah khas Indonesia terlebih dahulu sehingga cita rasanya akan lebih lezat. Satu hal lagi yang menjadi perbedaan utama dari daging se’i dengan daging asap adalah daging se’i diasapi dengan menggunakan kayu kosambi dan pada saat pengasapan harus ditutupi dengan daun kosambi agar aromanya lebih wangi.
Layaknya kuliner khas Indonesia lainnya yang akan terasa nikmat jika ditambah sambal, daging se’i pun demikian. Kamu bisa menggunakan jenis sambal apapun untuk disantap bersama dengan daging se’i.
Mulai dari sambal dabu, sambal rica, hingga sambal matah. Tapi ada sambal khas NTT yang seringkali disajikan bersama dengan daging se’i, yakni sambal lu’at. Sambal lu’at ini dibuat dari bahan dasar cabai, jeruk nipis dan juga daun luat. Beberapa ada yang menambahkan tomat. Biasanya, jika disajikan bersama dengan sambal lu’at, akan ada lauk pendamping seperti tumis bunga pepaya atau daun singkong.
Sumber: Kulturnesian.id
http://tiktok.com/@kulturnesia
youtube.com/channel/UC6BkFBzztckZfABrFQ3c9eg
Berhubung daging se’i ini dimasak dengan cara diasapi, maka tak heran kalau banyak yang mengira kalau daging se’i adalah daging asap. Sebenarnya daging se’i merupakan salah satu olahan daging asap ala Indonesia. Tapi ada beberapa perbedaan yang perlu kamu ketahui. Sebelum diasapi, daging se’i ini diiris-iris tipis terlebih dahulu.
Berbeda dengan daging asap kebanyakan yang mengasapi daging utuh. Selain itu sebelum diasapi, daging harus dibumbui dengan berbagai macam bumbu rempah khas Indonesia terlebih dahulu sehingga cita rasanya akan lebih lezat. Satu hal lagi yang menjadi perbedaan utama dari daging se’i dengan daging asap adalah daging se’i diasapi dengan menggunakan kayu kosambi dan pada saat pengasapan harus ditutupi dengan daun kosambi agar aromanya lebih wangi.
Layaknya kuliner khas Indonesia lainnya yang akan terasa nikmat jika ditambah sambal, daging se’i pun demikian. Kamu bisa menggunakan jenis sambal apapun untuk disantap bersama dengan daging se’i.
Mulai dari sambal dabu, sambal rica, hingga sambal matah. Tapi ada sambal khas NTT yang seringkali disajikan bersama dengan daging se’i, yakni sambal lu’at. Sambal lu’at ini dibuat dari bahan dasar cabai, jeruk nipis dan juga daun luat. Beberapa ada yang menambahkan tomat. Biasanya, jika disajikan bersama dengan sambal lu’at, akan ada lauk pendamping seperti tumis bunga pepaya atau daun singkong.
Sumber: Kulturnesian.id
http://tiktok.com/@kulturnesia
youtube.com/channel/UC6BkFBzztckZfABrFQ3c9eg